Gejala Penyakit Gondongan Pada Anak

Gejala Penyakit Gondongan Pada Anak – Penyakit gondongan merupakan penyakit yang terjadi akibat dari infeksi virus Mumps. Penyakit ini menyerang salah satu bagian kelenjar ludah atau bisa juga keduanya bagian kiri atau kanan pada ujung belakang rahang dan tepatnya dibawah telinga. Gejala penyakit gondongan pada anak adalah sakit kepala, nafsu makan yang berkurang, lemas, mengalami demam tinggi, dan pembengkakan yang terjadi pada kelenjar ludah.

Gejala Penyakit Gondongan Pada Anak

Gejala Penyakit Gondongan Pada Anak

 Penyakit Gondongan

Penanganan gejala penyakit gondongan pada anak adalah dengan memberikan anak obat penurun panas jika demamnya tinggi. Memberikan anak makanan yang mudah mereka cerna. Hindarilah makanan yang bisa merangsang terjadinya pengeluaran air liur, misalnya seperti makanan yang pedas, asin dan juga asam karena hal ini akan menimbulkan rasa perih dan nyeri yang bisa memperparah keadaan gondongan. Mengompres bagian yang bengkak dengan handuk yang sudah terlebih dahulu direndam di dalam air es, dan biarkan anak bersitirahat.

Gejala penyakit gondongan pada anak biasanya akan hilang dengan sendirinya. Penyakit gondongan ini bisa dilakukan dengan mencegah penyakit gondongan dengan menghindari penularan yang terjadi melalui percikan ludah. Cara mengobati penyakit gondongan bisa dilakukan dengan memberikan ramuan alami seperti campiran cuka beras putih atau cuka apel secukupnya saja dengan norit, kemudian diaduk rata, dan dioleskan pada bagian yang mengalami gondongan.

Cara Mengobati Penyakit Gondongan

Cara mengobati penyakit gondongan yang lain secara alami adalah dengan memberikan jus lidah buaya secukupnya dicampurkan dengan norit kemudian diaduk rata, dan dioleskan pada bagian yang mengalami gondongan. Atau dengan menggunakan ramuan 3 batang daun bawang putih yang dijus terlebih dahulu, kemudian dicampur dengan1 butir telur ayam dan diduk lalu oleskan pada bagian gondongannya.

Pemerisan vaksinasi gondongan merupakan salah satu bentuk pencegahan terjadinya penyakit gondongan ini. Pemberian vaksin gondongan diberikan secara rutin pada masa baluta. Vaksin ini biasanya dikombinasikan dengan vaksin penyakit campak dan juga rubella atau MMR yang biasany disuntikkan melalui otot paha atau melalui lengan atas.

 Diagnosis Penyakit Gondongan

Diagnosis yang dilakukan pada penyakit gondongan adalah jika jelas ada suatu gejala dari infeksi parotitis epidemika lewat pemeriksaan fisik, dan termasuk salah satunya adalah adanya keterangan kontak dengan penderita pada penyakit gondong atau mumps atau parotitis selama 2-3 minggu sebelumnya. Dan selain itu juga adalah dengan tindakan dari pemeriksaan hasil lab lewat air kencing atau urin dan lewat pengecekan darah.

Pemeriksaan laboratorium yang dilakukan adalah disamping dengan leucopenia dengan limfosiotsis relative, dan didapatkan atau ditemukan juga adanya suatu kenaikan pada kadar enzim amylase dengan serum yang bisa mencapai pada puncaknya setelah selama 1 minggu dan kemudian akan berubah menjadi normal lagi dalam hitungan waktu selama 2 minggu. Jika penderita tidak menunjukkan adanya suatu pembengkakan pada kelenjar yang ada dibawah telinga, namun tanda atau juga gejala yang lain yang lebih mengarah kepada penyakit gondongan sehingga bisa membuat diagnosis menjadi sulit untuk ditegakkan. Selain itu, biasanya doktr akan memberikan order untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya pemeriksaan ini dilakukan dengan serum darah. Dan sekurang-kurangnya ada 3 uji serum atau serologic untuk membantu membuktikan spesifik dari gondongan atau mumps antibodies. Complement fixation antibodies atau CF, serta Hemgglutination inhibitor antibodies atau HI, Virus Neutralizing antibodies atau NT.

Penyakit gondongan bisa saja menimbulkan komplikasi. Namun untuk hampir semua anak yang mengalami penyakit gondongan biasanya akan kembali pulih tanpa ada hambatan. Namun terkadang gejala bisa menjadi semakin memburuk setelah sekitar 2minggu. Dan kondisi yang seperti ini bisa menimbulkan suatu bentuk komplikasi, dimana bahwa virus bisa saja menyerang ke bagian organ dan selain itu lewat kelenjar liur. Hal ini kemungkinan terjadi paling tidak jika infeksi yang terjadi adalah infeksi setelah masa pubertas.

Komplikasi Penyakit Gondongan

Komplikasi penyakit gondongan adalah :

  1. Orkitis
    Peradangan yang terjadi pada salah satu atau juga pada kedua testis. Dan setelah sembuh, biasanya testis yang terkena biasanya akan menciut. Jarang sekalu terjadi suatu kerusakan pada testis dengan lebih permanen atau menetap sehingga mengalami ketidaksuburan atau kemandulan.
  2. Ovoritis
    Peradangan yang terjadi di salah satu atau juga pada kedua indung telur. Munculnya nyeri pada perut yang ringan dan juga jarang terjadi bisa mengakibatkan terjadinya kemandulan.
  3. Ensefalitis atau meningitis
    Peradangan yang terjadi pada otak dan selaput otak. Gejala yang muncul bisa berbentuk seperti sakit kepala, kaku tunduk, mengantuk, koma dan mengalami kekejangan. Dan sekitar 5-10 persen penderita biasanya mengalami meningitis namun kebanyakan mereka bisa sembuh total. 1 diantara 400-6.000 penderita yang mengalami peradangan otak ini biasanya cenderung mempunyai masalah pada kerusakan otak atau juga kerusakan pada saraf yang terjadi secara permanen, misalnya adalah terjadi ketulian dan kelumpuhan pada otot wajah.
  4. Pankreatitis
    Pankreatitis merupakan peradangan yang terjadi pada pankreas. Hal ini bisa terjadi pada akhir minggu yang pertama. Biasanya penderita merasakan mual serta muntah yang disertai juga dengan nyeri pada perut. Dan gejala ini biasanya akan menghilang dalam waktu selama 1 minggu dan penderita akan sembuh secara total.
  5. Peradangan pada ginjal
    Hal ini membuat penderita mengalami air kemih yang keluar dengan kental dan jumlahnya yang banyak.
  6. Radang sendi yang bisa membuat nyeri pada perut atau juga pada beberapa sendi.

Gejala Penyakit Gondongan Pada Anak

Posted in Gondongan | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Gondongan Pada Anak

Penyakit gondongan pada anak dapat diketahui dengan muduah oleh dokter, terlebih apabila terjadi kontak dengan penderita penyakit gondongan 2-3 minggu sebelumnya. Jika penderita tidak menampakkan pembengkakan kelenjar di bawah telinga, namun tanda dan gejala lainnya mengarah ke penyakit gondongan sehingga meragukan diagnosisi, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, yaitu Complement Fixation antibodies (CF), Hemagglutination inhibitor antibodies (HI), virus neutralizing antibodies (NT), dan kadar amylase.  Pengobatan penyakit gondongan pada anak tidak memerlukan pengobatan yang spesifik. Penyakit ini akan  sembuh dengan sendirinya setelah 3 atau 4 haru. Pengobatan ditujukan untuk mengurangi keluhan  (simptomatis) dan istirahat selama penderita panas dan kelenjar (parotis) membengkak. Keluhan demam dapat dikurangi dengan memberikan parasetamol. Pada penderita yang mengalami pembengkakan testis, sebaiknya penderita menjalani istirahat tirah baring ditempat tidur. Rasa nyeri dapat dikurangi dengan melakukan kompres es pada area testis (buah zakar) yang membengkak tersebut.

Penyakit Gondongan Pada Anak

Penyakit Gondongan Pada Anak

Penyakit Gondongan

Agar terhindari dari penyakit gondongan pada anak sebaiknya Anda menghindari kontak dengan penderita, tingkatkan daya tahan, mengonsumsi makanan yang mengandung kadar iodium, dan diberikan vaksinasi gondongan dalam satu paket MMR (mumps, measles, dan rubella). Imunusasi MMR adalah imunisasi kombinasi untuk mencegah penyakit campak, gondongan  dan campak Jerman (rubella). Pemberian vaksin MMr biasanya dilakukan pada usia 16 bulan. Imunisasi MMR dapat juga diberikan pada remaja dan orang dewasa yang belum menderita gondong. Pemberian imunisasi ini tidak menimbulkan efek panas atau gejala lainnya.

Penyakit gondongan pada anak disebabkan oleh paramyxovirus. Virus ini ditularkan melalui percikan ludah (air droplet) yang berasal dari bersin atau batuk penderitqa atau karena bersentuhan langsung dengan benda-benda yang terkontaminasi oleh ludah penderita.  Jika dibandingkan dengan campak atau cacar air, gondongan tidak terlalu menular. Kebanyakan penyakit ini menyerang anak-anak  yang berusia 2-12 tahun, jarang ditemukan pada anak yang berkumur kurang dari 2 tahun. Jika seseorang pernah menderita gondongan, maka ia akan memliki kekebalan seumur hidupnya.

Daerah yang sering terkena serangan biasanya adalah kelenjar parotis/pipi, yaitu  kelenjar ludah yang terletak diantara telinga dan rahang. Pada orang dewasa, infeksi ini bisa menyerang testis (buah zakar), system saraf pusat, pancreas, prostat, payudara, dan organ lainnya. Masa inkubasi 12-24 hari.

Gejala Gondongan

Gejala timbul dalam waktu  12-24  hari setelah terinfeksi yaitu berupa :

  • Menggigil
  • Sakit kepala
  • Nafsu makan berkurang
  • Merasa tidak enak badan
  • Demam ringan sampai sedang (terjadi 12-24 jam , sebelum atau beberapa kelenjar liur membengkak) tetapi 25-30% penderita tidak menunjukkan gejala tersebut.

Gejala pertama dari infeksi kelenjar ludah adalah nyeri ketika mengunyah atau menelan, terutama jika menelan cairan asam (misalnya jus jeruk). Jika kelenjar liur disentuh, akan timbul nyeri. Pada saat ini suhu biasanya naik sampai  38,9-40 derajat celcius.

Pembengkakan terjadi pada hari kedua :

  • Nyeri testis
  • Benjolan ditestis
  • Pembengkakan skrotum (kantung zakar)

 Pengobatan Gondongan

Pengobatan yang dilakukan pada penyakit gondongan adalah untuk bertujuan mengurangi keluhan atau gejala gondongan, dan juga bersitirahat selama penderita sedang panas dan kelenjar sedang mengalami pembengkakan. Bisa juga diberikan obat untuk meredakan panas dan juga obat untuk meredakan nyeri misalnya adalah berikan parasetamo dan aspirin namun tidak boleh diberikan untuk anak-anak karena resiko untuk mengalami penyakit sindrom Reye sangat besar.

Untuk penderita yang mengalami pembengkakan testis, maka sebaiknya penderita melakuikan istirahat dirumah. Rasa nyeri yang muncul bisa dikurangi dengan mengompres es ke bagian testis yang sedang bengkak tadi. Sedangkan untuk penderita yang mengalami serangan dari infeksi virus pada bagian pankreas dimana biasanya akan mengalami mual dan muntah dan sebaiknya bisa diberikan cairan lewat infus.

Selain itu, pemberian dari obat kortikosteroid paling tidak selama 2-4 hari dan juga pemberian 20 ml convalescent gammaglobulin biasanya diperkirakan bisa mencegah terjadinya orkitis. Pada infeksi virus itu biasanya tidak dipengaruhi dari anti mikroba, sehingga pengobatan gondongan ini hanya bertujuan untuk bisa membantu menghilangkan dan meredakan gejala sampai si penderita bisa pulih kembali dengan sendirinya.

Penyakit gondongan sendiri merupakan salah satu jenis penyakit yang tergolong ke dalam self limitting disease atau penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya tanpa diobati. Hal yang harus dilakukan oleh penderita gondongan sendiri sebaiknya adalah menghindari jenis makanan atau juga minuman yang asam agar tidak membuat perih menjadi semakin parah, dan kemudian bisa diberikan diet makanan cair atau juga diet makanan lunak.

Jika zaman dahulu, biasanya penderita penyakit gondongan diberikan blau, namun dalam dunia kedokteran hal ini sema sekali tidak ada hubungannya. Dan kemungkinan besar hanya membuat agar anak ini menjadi malu jika main keluar rumah, jadi tujuannya adalah untuk membuat anak bersitirahat dirumah agar proses kesembuhan menjadi lebih cepat.

Salah satu langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan imunisasi MMR. Biasanya imunisasi ini diberikan lewat injekasi di usia 15 bulan. Selain itu, imunisasi MMR ini juga bisa saja diberikan pada remaja atau juga untuk orang dewasa yang belum pernah menderita gondongan. Pemberian dari imunisasi ini biasanya tidak akan menimbulkan efek rasa panas atau gejala yang lain. Anda hanya cukup mengonsumsi makanan dengan kandungan kadar lodium yang bia membantu mengurangi potensi dari terkena infeksi gondongan.

Penyakit Gondongan Pada Anak

Posted in Gondongan | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Gondongan (Mumps atau Parotitis)

Penyakit Gondongan (Mumps atau Parotitis) adalah suatu infeksi virus menular yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar liur disertai nyeri. Gondongan jelas sekali berbeda dengan penyakit gondok/ goiter. Penyakit gondok atau di Indonesia dikenal dengan nama GAKI, Gangguan Akibat Kekurangan Iodium, adalah penyakit hormonal yang dipicu oleh rendahnya kadar iodium dalam tubuh sehingga mengganggu pembentukan hormon tiroksin pada kelenhar tiroid. Disebut juga hipertiroidisme, karena ditemukan adanya peningkatan kadar hormon tiroksin dalam bentuk T-3, maupun T-4.

Penyakit Gondongan (Mumps atau Parotitis)

Penyakit Gondongan (Mumps atau Parotitis)

Penyakit Gondongan

Penyakit Gondongan (Mumps atau Parotitis) disebabkan oleh paramyxovirus. Virus ini ditularkan melalui percikan ludah (air droplet) yang berasal dari bersin atau batuk penderita atau karena bersentuhan langsung dengan benda-benda yang terkontaminasi oleh ludah penderita. Jika dibandingkan dengan campak atau cacar air , gondongan tidak terlalu menular. kebanyakan penyakit ini menyerang anak-anak yang berumur 2-12 tahun, jarang ditemukan pada anak yang berumur kurang dari 2 tahun. Jika seseorang pernah menderita gondongan, maka dia akan memiliki kekebalan seumur hidupnya. Daerah yang sering terkena serangan biasanya adalah kelenjar parotis/pipi, yaitu kelenjar ludah yang terletak diantara telinga dan rahang.

Pada orang dewasa, infeksi Penyakit Gondongan (Mumps atau Parotitis) bisa menyerang testis (buah zakar), sistem saraf pusat, pankreas, prostat, payudara, dan organ lainnya. Masa inkubasi adalah 12-24 hari.

Gejala Gondongan

Gejala Penyakit Gondongan (Mumps atau Parotitis) yang timbul dalam 12-24 hari setelah terinfeksi yaitu berupa :

  • menggigil
  • sakit kepala
  • nafsu makan berkurang
  • merasa tidak enak badan
  • demam ringan sampai sedang (terjadi 12-24 jam sebelum satu atau dua beberapa kelenjar liur membengkak), tetapi 25-30% penderita tidak menunjukkan gejala-gejala tersebut.

Gejala pertama dari infeksi kelenjar ludah adalah nyeri ketika mengunyah atau menelan, terutama jika menelan cairan asam (misalnya jus jeruk). Jika kelenjar liur disentuh, akan timbul nyeri. Pembengkakan terjadi pada hari kedua.

Gejala lain yang mungkin ditemukan pada Penyakit Gondongan (Mumps atau Parotitis):

  • nyeri testis
  • benjolan di testis
  • pembengkakan skrotum (kantung zakar).

Penyakit gondongan pada dasarnya adalah salah satu jenis penyakit yang ringan dan banyak terjadi pada anak-anak. Tetapi hal ini bisa menjadi semakin berbahaya jika terjadi pada usia remaja. Jika terjadi pada anak remaja, kemungkinan mereka juga akan mengalami masalah pembengkakan pada testis khususnya pada pria. Pembengkakan ini kemudian akan terasa sangat sakit dan kemungkinan bisa menyebabkan terjadinya kemandulan disaat mereka dewasa. Komplikasi lain yang bisa terjadi lebih serius adalah jika gondongan menyerang ke bagian otak dan juga dari susunan saraf, yang pada akhirnya bisa menyebabkan terjadinya radang selaput otak dan juga jaringan otak.

Pengobatan Gondongan

Pengobatan yang dilakukan pada penyakit gondongan biasanya tidak membutuhkan pengobatan spesifik atau efektif, karena biasanya gondongan bisa sembuh dengan sendiri. Pemberian dari obat gondongan ini biasanya bertujuan untuk membantu mengurangi terjadinya keluhan atau gejala seperti membantu menghilangkan nyeri dan bisa membantu menurunkan demam. Yang paling penting adalah waktu istirahat yang cukup. Biasanya si penderita cukup bersitirahat total selama paling tidak beberapa hari sampai demam turun dan kembali seperti normal lagi.

Anda bisa mengompres panas atau juga dingin ke bagian tubuh yang terasa sakit yang bisa membantu untuk mengurangi dan meringankan gejala. Sebaiknya gunakanlah obat kumur yang baik yang bertujuan untuk membantu mengatasi dan membersihkan selaput lendir pada mulut. Dan si penderita juga sebaiknya harus banyak minum air putih, dan lebih baik lagi mengonsumsi makanan yang lembek. Karena makanan yang lembek biasanya kurang dibutuhkan dikunyah jadi hal ini bisa membantu mencegah munculnya nyeri. Jika seorang remaja yang terkena penyakit gondongan, maka sebaiknya ia bisa diberikan gamma globulin paling tidak sebanyak 20 cc untuk membantu memproteksi dirinya dari terjadinya peradangan pada testis. Selain itu, pemberian Hydrocortison juga bisa berguna dalam membantu mengurangi terjadinya peradangan yang sangat hebat.

Pencegahan Gondongan

Pencegahan yang dilakukan dari penyakit gondongan adalah dengan pemberian imunisasi atau vaksinasi MMR. Pemberian vaksinasi atau imunisasi ini diberikan pada usia 12 bulan dan yanga kedua diberikan pada usia 4 tahun. Vaksinasi dari gondongan sendiri juga bisa diberikan untuk pria yang belum pernah sakit gondongan dimasa kanak-kanak. Namun, ada baiknya jika si penderita gondangan sebaiknya diisolasi 9 hari sejak munculnya pembengkakan yang terjadi untuk membantu menurunkan resiko dari terjadinya penularan ke orang lain.

Untuk penderita penyakit gondongan, maka sebaiknya memperbanyak asupan makanan yang mengandung yodium yang tinggi yang bisa membantu mencegah dan mengurangi resiko dari terjadinya penyakit gondongan tersebut.

Cara mengobati penyakit gondongan secara alami adalah dengan menggunakan beberapa bahan alami dibawah ini :

Bahan : 5 gram adas, 10 gram kencur, 20 gram kunyit, 10 gram temu ireng, 20 gram temulawak, dan 10gram tapak dara

Cara membuat ramuan ini adalah : cucilah sampai bersih semua bahan-bahan tadi. Kemudian setelah itu masukkanlah ke dalam panci enamel atau panci yang terbuat dari kuali tanah dengan takaran 3 gelas air rebus dan bisa dijadikan menjadi ½ saja. Kemudian saring dan setelah itu minumlah di pagi dan malam hari. Sebaiknya jangan lupa berdoa, dan bisa ditambahkan dengan madu murni.

Penyakit Gondongan (Mumps atau Parotitis)

Posted in Gondongan | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Gondongan

Penyebab Gondongan – Parotitis merupakan penyakit peradangan pada bagian mulut yaitu pada kelenjar parotis yang disebabkan adanya infeksi virus sehingga menimbulkan pembengkakan dan rasa nyeri. Parotitis juga dikenal dengan nama penyakit gondongan.

Penyakit Gondongan

Penyakit gondongan ini umumnya menyerang anak-anak usia 2-12 tahun. Jika seseorang pernah menderita penyakit gondongan maka dia akan memiliki kekebalan seumur hidupnya. Vaksinasi gondongan merupaan bagian dari imunisasi rutin pada masa kanak-kanak. Vaksin gondongan biasanya terdapat dalam bentuk kombinasi dengan campak dan rubella, yaitu vaksin MMR yang disuntikkan melalui otot paha atau lengan atas.

Penyebab Gondongan

Penyebab Gondongan

Penyebab Gondongan (mumps, parotitis epidemika) adalah suatu infeksi virus menular yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar liur disertai nyeri. Gondongan disebabkan oleh virus paramyxovirus. Virus jenis ini ditularkan melalui percikan ludah (air droplet) yang berasal dari bersin atau batuk enderita atau karena bersentuhan langsung dengan benda-benda yang terkontaminasi oleh ludah penderita. Penyebab penyakit gondongan atau mumps atau parotitis merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh penyebaran infeksi virus (paramyxovirus) yang menyerang kelenjar ludah dalam mulut (kelenjar parotis) yang terletak diantara telinga dan rahang sehingga menyebabkan pembengkakan pada leher bagian atas atau pipi bagian bawah/samping.

Jika dibandingkan campak atau cacar air, gondongan tidak terlalu menular. Kebanyakan penyakit ini menyerang anak-anak yang berumur 2-12 tahun, jarang ditemukan pada anak yang berumur kurang dari 12 tahun. Jika seseorang pernah menderita gondongan, maka dia akan memiliki kekebalan seumur hidupnya.

Daerah yang sering terkena serangan gondongan ini biasanya adalah kelenjar parotis/pipi, yaitu kelenjar ludah yang terletak diantara telinga dan rahang. Pada orang dewasa terutama pria, jika peyakit gondongan ini mendera, infeksi ini bisa menyerang testis (buah zakar), sistem saraf pusat, pankreas, prostat, payudara dan organ lainnya. Masa inkubasi biasanya adalah 12-24 hari.

Penyakit gondongan merupakan yang sangat umum dan sudah dikenal masyarakat sejak lama dan penyakit ini pun juga dikenal diseluruh dunia. Umumnya penyakit gondongan ini banyak menyerang anak-anak mulai dari usia 2-12 tahun. Pada orang dewasa infeksi ini dapat menyerang testis (buah zakar), sistem saraf pusat, pankreas, prostat dan payudara serta organ tubuh lainnya.

Penularan Gondongan

Penularan dari penyakit gondongan ini mudah sekali, yakni melalui :

  • Kontak langsung
  • Percikan ludah (droplet)
  • Muntahan
  • Dapat pula melalui air kemih, meski jarang sekali terjadi.

Awal mula timbulnya penyakit gondongan/mumps/parotitis, melalui fase berikut :

  1. Fase awal, 1-2 hari penderita gondongan mengalami gejala seperti demam, sakit kepala, nyeri sendi atau otot, kehilangan nafsu makan, nyeri rahang bagian belakang saat mengunyah dan terkadang disertai rasa kaku pada rahang (sulit membuka mulut).
  2. Terjadi pembengkakan kelenjar di bawah telinga (kelenjar parotis) yang diawali dengan pembengkakan salah satu sisi kelenjar kemudian kedua kelenjar mengalami pembengkakan.
  3. Pembengkakan umumnya terjadi 3 hari kemudian berangsur-angsur mengempis dengan sendirinya.
  4. Terkadang terjadi pembengkakan pada kelenjar di bawah rahang (submandibula) dan kelenjar di bawah lidah (sublingual). Jika infeksi virus terjadi pada pria dewasa akan terjadi pembengkakan pada buah zakar (testis) disebabkan oleh penyebaran melalui aliran darah dalam tubuh.

Penyakit gondongan dapat dengan mudah diketahui dokter, terlebih apabila tejadi kontak dengan penderita gondongan 2-3 minggu sebelumnya. Jika penderita tidak menampakkan pembengkakan kelenjar di bawah telinga, namun tanda dan gejala lainnya mengarah ke penyakit gondongan sehingga meragukan diagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut yaitu Complement fixation antiboides (CF), Hemagglutination inhibitor antibodies (HI), Virus neutralizing antibodies NT) dan kadar amilase.

Penyebab Gondongan tidak memerlukan pengobatan yang spesifik. Penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya setelah 3-4 hari. Pengobatan ditujukan utnuk mengurangi keluhan (simptomatis) dan istirahat selama penderita panas dan kelenjar (parotis) membengkak. Keluhan demam dapat dikurangi dengan memberikan parasetamol.

 Pengobatan Gondongan

Untuk penderita penyakit gondongan maka sebaiknya hindarilah jenis makanan seperti makanan yang susah di makan, makanlah makanan yang baik yang mudah dikunyah dan juga bisa dengan mudan ditelan. Selain itu jga tidak ada jenis makanan yang pantang dimakan oleh penderita gondangan. Pencegahan yang dilakukan pada penderita gondongan adalah dengan melakukan vaksinasi atau imunisasi dengan teratur pada masa kanak-kanak yakni adalah imunisasi MMR yang biasanya diberikan lewat injeksi disaat anak berusia 15 bulan dan selanjutnya diberikan disaat anak berusia 4 tahun. Imunisasi atau vaksinasi MMR juga bisa diberikan untuk remaja serta untuk orang dewasa yang belum pernah mengalami penyakit gondongan.

Cara mengobati penyakit gondogan adalah dengan beristirahat yang cukup dirumah. Dan selain itu juga hindarilah jenis makanan atau juga minuman yang mengandung asam karena bisa membuat nyeri ini menjadi semain parah. Konsumsi jenis makanan yang cair serta lunak.

Cara mengobati gondongan secara alami adalah :

Bahan : 1 genggam daun tapak dara
Cara membuat : tumbuklah halus kemudian ditempelkan ramuan tersebut ke gondongan.

Ramuan gondongan 2 :
Bhan : 10 ranting belimbing yang masih muda, dan 4 siung bawang merah
Cara membuatnya adalah : haluskan terlebih dahulu ranting belimbing yang masih muda, kemudian haluskan 4 siung bawang merah. Setelah itu tempelkanlah ramuan tadi ke bagian yang sakit. Lakukanlah hal ini dengan teratur sampai sakit gondongan sembuh.

Penyebab Gondongan

http://gondongan.com/penyebab-gondongan/

Posted in Gondongan | Tagged , , , , | 1 Comment