Gejala Penyakit Gondongan Pada Anak

Gejala Penyakit Gondongan Pada Anak – Penyakit gondongan merupakan penyakit yang terjadi akibat dari infeksi virus Mumps. Penyakit ini menyerang salah satu bagian kelenjar ludah atau bisa juga keduanya bagian kiri atau kanan pada ujung belakang rahang dan tepatnya dibawah telinga. Gejala penyakit gondongan pada anak adalah sakit kepala, nafsu makan yang berkurang, lemas, mengalami demam tinggi, dan pembengkakan yang terjadi pada kelenjar ludah.

Gejala Penyakit Gondongan Pada Anak

Gejala Penyakit Gondongan Pada Anak

 Penyakit Gondongan

Penanganan gejala penyakit gondongan pada anak adalah dengan memberikan anak obat penurun panas jika demamnya tinggi. Memberikan anak makanan yang mudah mereka cerna. Hindarilah makanan yang bisa merangsang terjadinya pengeluaran air liur, misalnya seperti makanan yang pedas, asin dan juga asam karena hal ini akan menimbulkan rasa perih dan nyeri yang bisa memperparah keadaan gondongan. Mengompres bagian yang bengkak dengan handuk yang sudah terlebih dahulu direndam di dalam air es, dan biarkan anak bersitirahat.

Gejala penyakit gondongan pada anak biasanya akan hilang dengan sendirinya. Penyakit gondongan ini bisa dilakukan dengan mencegah penyakit gondongan dengan menghindari penularan yang terjadi melalui percikan ludah. Cara mengobati penyakit gondongan bisa dilakukan dengan memberikan ramuan alami seperti campiran cuka beras putih atau cuka apel secukupnya saja dengan norit, kemudian diaduk rata, dan dioleskan pada bagian yang mengalami gondongan.

Cara Mengobati Penyakit Gondongan

Cara mengobati penyakit gondongan yang lain secara alami adalah dengan memberikan jus lidah buaya secukupnya dicampurkan dengan norit kemudian diaduk rata, dan dioleskan pada bagian yang mengalami gondongan. Atau dengan menggunakan ramuan 3 batang daun bawang putih yang dijus terlebih dahulu, kemudian dicampur dengan1 butir telur ayam dan diduk lalu oleskan pada bagian gondongannya.

Pemerisan vaksinasi gondongan merupakan salah satu bentuk pencegahan terjadinya penyakit gondongan ini. Pemberian vaksin gondongan diberikan secara rutin pada masa baluta. Vaksin ini biasanya dikombinasikan dengan vaksin penyakit campak dan juga rubella atau MMR yang biasany disuntikkan melalui otot paha atau melalui lengan atas.

 Diagnosis Penyakit Gondongan

Diagnosis yang dilakukan pada penyakit gondongan adalah jika jelas ada suatu gejala dari infeksi parotitis epidemika lewat pemeriksaan fisik, dan termasuk salah satunya adalah adanya keterangan kontak dengan penderita pada penyakit gondong atau mumps atau parotitis selama 2-3 minggu sebelumnya. Dan selain itu juga adalah dengan tindakan dari pemeriksaan hasil lab lewat air kencing atau urin dan lewat pengecekan darah.

Pemeriksaan laboratorium yang dilakukan adalah disamping dengan leucopenia dengan limfosiotsis relative, dan didapatkan atau ditemukan juga adanya suatu kenaikan pada kadar enzim amylase dengan serum yang bisa mencapai pada puncaknya setelah selama 1 minggu dan kemudian akan berubah menjadi normal lagi dalam hitungan waktu selama 2 minggu. Jika penderita tidak menunjukkan adanya suatu pembengkakan pada kelenjar yang ada dibawah telinga, namun tanda atau juga gejala yang lain yang lebih mengarah kepada penyakit gondongan sehingga bisa membuat diagnosis menjadi sulit untuk ditegakkan. Selain itu, biasanya doktr akan memberikan order untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya pemeriksaan ini dilakukan dengan serum darah. Dan sekurang-kurangnya ada 3 uji serum atau serologic untuk membantu membuktikan spesifik dari gondongan atau mumps antibodies. Complement fixation antibodies atau CF, serta Hemgglutination inhibitor antibodies atau HI, Virus Neutralizing antibodies atau NT.

Penyakit gondongan bisa saja menimbulkan komplikasi. Namun untuk hampir semua anak yang mengalami penyakit gondongan biasanya akan kembali pulih tanpa ada hambatan. Namun terkadang gejala bisa menjadi semakin memburuk setelah sekitar 2minggu. Dan kondisi yang seperti ini bisa menimbulkan suatu bentuk komplikasi, dimana bahwa virus bisa saja menyerang ke bagian organ dan selain itu lewat kelenjar liur. Hal ini kemungkinan terjadi paling tidak jika infeksi yang terjadi adalah infeksi setelah masa pubertas.

Komplikasi Penyakit Gondongan

Komplikasi penyakit gondongan adalah :

  1. Orkitis
    Peradangan yang terjadi pada salah satu atau juga pada kedua testis. Dan setelah sembuh, biasanya testis yang terkena biasanya akan menciut. Jarang sekalu terjadi suatu kerusakan pada testis dengan lebih permanen atau menetap sehingga mengalami ketidaksuburan atau kemandulan.
  2. Ovoritis
    Peradangan yang terjadi di salah satu atau juga pada kedua indung telur. Munculnya nyeri pada perut yang ringan dan juga jarang terjadi bisa mengakibatkan terjadinya kemandulan.
  3. Ensefalitis atau meningitis
    Peradangan yang terjadi pada otak dan selaput otak. Gejala yang muncul bisa berbentuk seperti sakit kepala, kaku tunduk, mengantuk, koma dan mengalami kekejangan. Dan sekitar 5-10 persen penderita biasanya mengalami meningitis namun kebanyakan mereka bisa sembuh total. 1 diantara 400-6.000 penderita yang mengalami peradangan otak ini biasanya cenderung mempunyai masalah pada kerusakan otak atau juga kerusakan pada saraf yang terjadi secara permanen, misalnya adalah terjadi ketulian dan kelumpuhan pada otot wajah.
  4. Pankreatitis
    Pankreatitis merupakan peradangan yang terjadi pada pankreas. Hal ini bisa terjadi pada akhir minggu yang pertama. Biasanya penderita merasakan mual serta muntah yang disertai juga dengan nyeri pada perut. Dan gejala ini biasanya akan menghilang dalam waktu selama 1 minggu dan penderita akan sembuh secara total.
  5. Peradangan pada ginjal
    Hal ini membuat penderita mengalami air kemih yang keluar dengan kental dan jumlahnya yang banyak.
  6. Radang sendi yang bisa membuat nyeri pada perut atau juga pada beberapa sendi.

Gejala Penyakit Gondongan Pada Anak


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Gondongan dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gondongan and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *