Penyakit Gondongan Pada Anak

Penyakit gondongan pada anak dapat diketahui dengan muduah oleh dokter, terlebih apabila terjadi kontak dengan penderita penyakit gondongan 2-3 minggu sebelumnya. Jika penderita tidak menampakkan pembengkakan kelenjar di bawah telinga, namun tanda dan gejala lainnya mengarah ke penyakit gondongan sehingga meragukan diagnosisi, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, yaitu Complement Fixation antibodies (CF), Hemagglutination inhibitor antibodies (HI), virus neutralizing antibodies (NT), dan kadar amylase.  Pengobatan penyakit gondongan pada anak tidak memerlukan pengobatan yang spesifik. Penyakit ini akan  sembuh dengan sendirinya setelah 3 atau 4 haru. Pengobatan ditujukan untuk mengurangi keluhan  (simptomatis) dan istirahat selama penderita panas dan kelenjar (parotis) membengkak. Keluhan demam dapat dikurangi dengan memberikan parasetamol. Pada penderita yang mengalami pembengkakan testis, sebaiknya penderita menjalani istirahat tirah baring ditempat tidur. Rasa nyeri dapat dikurangi dengan melakukan kompres es pada area testis (buah zakar) yang membengkak tersebut.

Agar terhindari dari penyakit gondongan pada anak sebaiknya Anda menghindari kontak dengan penderita, tingkatkan daya tahan, mengonsumsi makanan yang mengandung kadar iodium, dan diberikan vaksinasi gondongan dalam satu paket MMR (mumps, measles, dan rubella). Imunusasi MMR adalah imunisasi kombinasi untuk mencegah penyakit campak, gondongan  dan campak Jerman (rubella). Pemberian vaksin MMr biasanya dilakukan pada usia 16 bulan. Imunisasi MMR dapat juga diberikan pada remaja dan orang dewasa yang belum menderita gondong. Pemberian imunisasi ini tidak menimbulkan efek panas atau gejala lainnya.

Penyakit gondongan pada anak disebabkan oleh paramyxovirus. Virus ini ditularkan melalui percikan ludah (air droplet) yang berasal dari bersin atau batuk penderitqa atau karena bersentuhan langsung dengan benda-benda yang terkontaminasi oleh ludah penderita.  Jika dibandingkan dengan campak atau cacar air, gondongan tidak terlalu menular. Kebanyakan penyakit ini menyerang anak-anak  yang berusia 2-12 tahun, jarang ditemukan pada anak yang berkumur kurang dari 2 tahun. Jika seseorang pernah menderita gondongan, maka ia akan memliki kekebalan seumur hidupnya.

Daerah yang sering terkena serangan biasanya adalah kelenjar parotis/pipi, yaitu  kelenjar ludah yang terletak diantara telinga dan rahang. Pada orang dewasa, infeksi ini bisa menyerang testis (buah zakar), system saraf pusat, pancreas, prostat, payudara, dan organ lainnya. Masa inkubasi 12-24 hari.

Gejala timbul dalam waktu  12-24  hari setelah terinfeksi yaitu berupa :

  • Menggigil
  • Sakit kepala
  • Nafsu makan berkurang
  • Merasa tidak enak badan
  • Demam ringan sampai sedang (terjadi 12-24 jam , sebelum atau beberapa kelenjar liur membengkak) tetapi 25-30% penderita tidak menunjukkan gejala tersebut.

Gejala pertama dari infeksi kelenjar ludah adalah nyeri ketika mengunyah atau menelan, terutama jika menelan cairan asam (misalnya jus jeruk). Jika kelenjar liur disentuh, akan timbul nyeri. Pada saat ini suhu biasanya naik sampai  38,9-40 derajat celcius. Pembengkakan terjadi pada hari kedua :

  • Nyeri testis
  • Benjolan ditestis
  • Pembengkakan skrotum (kantung zakar)

 


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Gondongan dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gondongan and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>